selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^ selamat datang di blog saya www.mahabbah-elahmady.blogspot.com ^_^

Kamis, 24 Mei 2012

AMALAN MALAM JUMAT

Letupan teralun pada hari yang telah berlalu
Membara sekujur raga bangkitkan diri dalam senja bersemi
Songsong malam harap datang renungan suci

Cinta semua bagai pengintai di sudut temaram
Semua terbuai dalam siklus alam di pekat cakrawala
Tengadahkan tangan kedua telapak tangan
Tengadah doa di pengunjung malam
Tangkap yang tak pernah hinggap agar tersingkap

Kobarkan semangat asa di bongkah seonggok raga
Songsong hari lebih cerah
Hilangkan malas dan dendam kesumat
Bisikan bisu lelap dalam halusinasi nyanyian malam
Tunggu ayam berkokok sambut esok

Ketika kumandang mulai menggema
Bangkit, tersungkur, membentur, berpasrah diri tangkap naluri
Kemilau hamparan embun pagi tampak
Harapan masih ada

Suci raga buka mata hati, songsong malam-malam penuh makna
Malam jumat yang bawa sejarah panjang
Itu adalah malam mulia
Bagi hamba yang mengabdi setia, anugerah tiada tara
Itulah malam mulia....

Semesta tertunduk, Malaikat-malaikat hadir menyerta
Cahaya Allah menyiram relung hati, Ya Ilahi Rabbi
Dilipatkannya semua amalan-amalan di malam jumat
Itu adalah malam mulia
Songsong malam Jumat

Senin, 14 Mei 2012

JADILAH WANITA CANTIK SECARA FISIK DAN SPIRITUAL

 

Terlahir seorang wanita adalah anugrah yang sangat besar, meski...terkadang beragam masalah mulai dari fisik hingga masalah umum kerap melilit kehidupan .


Berbicara tentang wanita tak kan ada habis-habisnya mulai dari urusan  :

-Keluarga
-Dapur
-Urusan ranjang
-Urusan kecantikan
-Bisnis sambilan
-Kerja kantor
-Dll

Tapi masalah CANTIK yang kerap  di dengung-dengungkan bukanlah sekadar tampilan fisik wanita, dan tentunya semua sejatinya hidup adalah dimulai  dari pikiran rumus. Begitu juga dengan kecantikan menggunakan rumus. Dan tak ada masalah sesuatu yang berlalu itu tak berumus.

Cantik adalah kontruksi wacana yang terpadu didalamnya sebagai sudut pandang. Cantik dirumuskan menurut presepsi tertentu baik ideologi neoliberal yang kaya khazanah batin. Tetapi,...cantik selalu berjiwa unifersal, meski banyak rumus menjadi cantik. Namun, harus ada kriterial cantik yang ideal bagi tamaddun kemanusiaan, bukan sekadar cantyik yang dapat diamini segolongan ummat manusia.

Dalam sastra...
"Keindahan wanita terletak pada kecantikannya, Keindahan laki-laki terletak pada akalnya"

Karena itu wanita harus cantik secara sosial degan kecerdasan rohani sekaligus kesercdasan intelektual, jujur, berpengetahuan, agar kita tetap cantik sepanjang masa.

CANTIK TIDAKLAH PERLU RIASA YANG TEBAL...

Terkadang banyak wanita yang bersolek untuk di luar rumah, sekarang memang tak perlu bersolek tebal tuk orang banyak, justru kita si sunanhkan bersolek tuk suami tercinta. Bukan lah riasan yang tebal di anggap itu cantik di pandang mata, yang cantik tu ahlaq dan kepribadiannya.

Ada banyak wanita yang mengganngap dirinya cantik di mata nya, dan jelek di mata orang banyak...itulah wanita yang tak punya ahlaq.agi yg sudah menemukan separuh dari din nya alias sudah menikah maka wanita berhias untuk sang suami. Mempercantik diri utk sang suami. Jadi sang suami tidak hanya kebagian daster style mulu dari sang istri. Kan kasian suaminya, Cuma dapat daster stile aja, tapi utk orang lain dandan habis-habisan (kaya pepatah daerah ku ”biar mati yg penting gaya”..). bagi yg masih single alias jojoba( jomblo-jomblo bahagia..), berhias nya hanya agar dia menjadi sehat, bersih dan tidak jadi muslimah nyebelin (sapa yang ga sebel sih kalaw kita nya BB alias burket, pake baju ngasal aja hingga mata orang sakit ngelihatnya, kummel, bau apalagi kalau udah rada siangan..). secara Allah itu indah dan suka akan keindahan. Sebagai makhluk ciptaan Nya pun kita kudu indah dalam arti yang wajar dan Allah sukai. Terlihat indah tidak harus mahal, glamor, tapi cukup memakai sesuatu yang pantas kita gunakan. Masa kita tega menghamburkan banyak uang hanya untuk diri sendiri dan untuk hal-hal yang mubazir sedangkan saudara-saudara kita masih banyak yang hidup dalam kemiskinan.

 Raihlah kecantikan itu dari dalam, kecantikan itu dan bersumber dari dalam kebersihan jiwa. bukan penampilan fisik yang aduhae.

Cantik instan, yakni dengan polesan kosmetik saja, bukan lagi zamannya. Banyak orang di abad millennium lebih percaya, sehat itu cantik, dan cantik itu sehat. Dibolak-balik seperti apa pun, kuncinya adalah cantik dan sehat luar dalam. Seiring dengan berjalannya waktu, semakin
meningkat usia seseorang, akan turun kemampuan alamiah kulitnya. Untuk itu seimbangkan nutrisi dan olah raga, perawatan secara rutin.

Mendapatkan kecantikan, banyak orang sibuk berdandan dan bersolek dengan warna warni mik up. Padahal cantik itu harus di mulai dari dalam diri, Menjadikan diri sebagai hamba Tuhan yang taat, selalu berada dalam jalanNya yang lurus.

Minggu, 13 Mei 2012

SEPATU ONTONG PISANG

Sampai saat ini masih begitu kuingat, pengalaman di tahun 60an, saat-saat saya masih bersekolah di tingkat dasar, yang nama sekolahnya adalah Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) tepatnya di sebuah desa yang terpencil di pinggiran sungai bengawan Solo, desa yang diberi nama Gedangan. Kata Gedangan diambil dari kata dasar gedang, berasal dari bahasa jawa yang artinya adalah pisang. Kata gedang itu mendapat akhiran an maka terbentuklah kata Gedangan.
Desa Gedangan memang merupakan desa yang ditumbuhi banyak tanaman pisang. Di sepanjang pekarangan belakang rumah penduduk sepanjang alur Daerah Aliran Sungai (DAS) rata-rata merupakan  kebun pisang.  Konon nama desa ini diambil dari banyaknya tanaman  pisang yang mendominasi  desa.
Kehidupan di desa ini pada decade 60an memang masih sangat terbelakang. Desa yang belum terakses penerangan listrik, masyarakat masih menggunakan lampu teplok, sebagian masyarakat yang sedikit lebih modern menggunakan lampu strongking . Jalan-jalan masih berupa tanah liat yang apabila musim hujan keadaan jalannya menjadi becek dan lengket di kaki, lengket juga di sandal atau bakiyak yang kita pakai. Belum banyak orang di desa ini yang memakai sepatu kecuali orang-orang yang pulang dari kota.
Namun  dengan pedenya anak-anak desa pada era tersebut bersekolah dengan banyak yg tak bersepatu alias nyeker. Setiap kali kami melihat anak-anak yang sudah bersepatu karena telah dibelikan oleh ayahnya yang pulang dari bekerja di kota Surabaya kami merasa ingin sekali memilikinya namun apa daya orang tua kami hanya petani yang hidup di desa tak tahu dimana harus membeli sepatu.
Pada suatu saat muncullah ide kratif kami ketika melihat mahkota ontong(bunga) pisang yang berguguran jatuh  di tanah kemudian kami ambil lalu kami jadikan sepatu dan kami pakai untuk bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM). Mahkota Ontong bunga pisang itu kami bentuk seperti layaknya sepatu dan bagian atasnya diikat dengan tali yang berasal dari serat batang pisang (orang desa kami menyebut gedebok pisang.
Tentu saja sepatu seperti ini tidak bisa bertahan lama paling hanya bertahan beberapa hari saja, dengan pedenya kami pake sepatu buatan sendiri ini untuk ke sekolah. Ketika sepatu ini aus dalam beberapa hari kamipun segera membuat lagi. Tidaklah menjadi masalah jika kami secara terus menerus membuat sepatu ontong pisang ini karena desa kami memang banyak pohon pisang tentunya juga banyak ontong pisangnya.
Kini bila kami mengingat sepatu ontong pisang  antik yang kadang kami bentuk seperti sepatu aladin lalu kami pake untuk sekolah di sekolah dasar MIM desa kami dulu maka kami kadang tertawa sendiri saat mengingatnya. Beruntung saja ketika  tertawa sendiri tidak ada yang melihatnya. Coba bila ada yang melihatnya pasti dianggap orang setengah gila….he..he..he….tetapi akupun pernah bercerita kepada teman-teman sejawat saat ini bahwa dulu saat aku bersekolah di desa terpencil sementara teman2 banyak yang telanjang kaki alias nyeker dan sebagian bersepatu, aku  biasa pake sepatu dari mhkota ontong pisang yang kubikin sendiri….. Kawan-kawan ku sejawat pun berkomentar : katrok betul kamu ! Dasar wong ndeso ….he…he…he…..

Selasa, 01 Mei 2012

TETES AIR MATA UNTUK GURUKU


Untukmu guruku tetes air mata perpisahan tangis dan sedih ada dalam jiwa dan ragaku karena engkau meninggalkan aku dan kawan-kawan seperjuangan kini...tak terasalah waktu mengapai perpisahan rangkul erat dan cium tak jua menyurutkan tetesan air mataku kini bait perjuanganmu di kaltim tinggal sebuah nama yang telah engkau tinggalkan kader-kader yang handal semoga semunya bisa mengikuti jejakmu yang tangguh yang tak perna surut karena rintangan oh...guruku aku mencoba mengerti karena disana adalah bumi Allah juga yang memerlukan segudang tenaga perjuanganmu seakan aku tak sanggup melepaskanmu karena aku masih membutuhkan segala taujihmu pembangkit segala aktifitasku oh guruku kini aku menulis dalam bergemuruh dengup jantungku sedekat detak jantungku seakan tak mampu menahan lelehan air mataku ingin rasanya aku lari mendekatimu oh...guruku selamat berpisah guruku semoga langkahmu selanjutnya dipermuda Allah dan ditanah perjuanganmu tak ada rintangan dan cobaan semuanya dipermuda Allah hingga semuanya menjadikan perjuangan yang penuh rahmat dan taufiq dan hidayahNya Samarinda , selasa, 25, 10, 2011 mahabbah el ahmady ( titik suswati)

AKAN KU KORBANKAN CINTAKU PADA IDHUL ADHAH


Begitu tibanya bulan haji labaik Allahuma labaik hatiku gemetar mendengarnya ingin rasanya berpakaian serba putih merapat di ujung hajar khaswat melelehkan air mataku hingga mengering tak menetes bercuhat dalam duka lara hatiku oh, cinta... begitu berat apa yang ku korbankan cintaku akankah cintaku ku kurbankan untuk Idhul Adha yang meratap dalam genggamanmu penuh cinta aku ingin..... cinta itu bersemi nan subur seperti apa yang engkau harapkan cinta.... seperti halnya aku mencium aroma melati, mawar kesukaanku aku akan bikin cinta yang mengagetkan sungguh, sungguh luar biasa diatas sang saka cintamu ilalang bergoyang akan menjadikan saksi bersiarlah janji-janji menyiarkan cintamu yang takkan gampang kena nafsu menguwasai hatimu jangan sampai nafsu menjadi Tuhanmu oh...cinta gaung dan bunga ditamanku ikut merindukan cinta mu yang suci jangan lebur cinta itu dengan awan dan kabut yang tebal karena keringat dinginku tak bisa ku hentikan saat jiwaku terselubung cahaya cintamu meredup ingin rasanya engkau lebih dari dulu walaupun ada secuil belantara dijagat hatimu aku ingin.... mendoakanmu... dalam lantaran ruangku yang luas menemukan syafaat dan nuh dihatiku biarkanlah panji-panji cinta menghapus lukanya aku bisa menari diistana cintamu mungkin tak ada satupun yang ingin kau musnakan semoga cahaya selalu bersinar selamanya walaupun cinta tak kuasa menolak dalam kepastian itulah cinta... seberat batu gunung seindah permata lautan yang selalu ada dihatiku mahabbah el ahmead ( titik suswati ) Samarinda, 01, 11, 2011

OBAT PELEBUR RINDU


kini ku pampangkan wajah asliku tuk pelebur rasa rindu untukmu walau seberkas tak bermakna tapi itu bisa jadi obat rinduku dan rindumu melototi foto ini ya kangenmu akan lebur hanya sesuatu yang akan kau mau rangkul eratmu dan cium cinta kasihku semoga kita bisa ketemu kembali dalam naungan sang Illahi Robbi aku mengharap dalam waktu yang tak lama kita bisa melepas rindu yang sesungguhnya aku kangen aku rindu dalam canda dalam gurauan dalam isak tangis yang selalu menggelora di dada